SD SRUMBUNG slide 1 title

Pendidikan dasar guru adalah media berbagi tentang penerapan kurikulum 2013, pembelajaran saintifik, berbagai model dan metode pembelajaran atau active learning, pembuatan proposal skripsi sampai informasi seputar PTK

SD SRUMBUNG slide 2 title

Pendidikan dasar guru adalah media berbagi tentang penerapan kurikulum 2013, pembelajaran saintifik, berbagai model dan metode pembelajaran atau active learning, pembuatan proposal skripsi sampai informasi seputar PTK

SD SRUMBUNG slide 3 title

Pendidikan dasar guru adalah media berbagi tentang penerapan kurikulum 2013, pembelajaran saintifik, berbagai model dan metode pembelajaran atau active learning, pembuatan proposal skripsi sampai informasi seputar PTK

SD SRUMBUNG slide 4 title

Pendidikan dasar guru adalah media berbagi tentang penerapan kurikulum 2013, pembelajaran saintifik, berbagai model dan metode pembelajaran atau active learning, pembuatan proposal skripsi sampai informasi seputar PTK

17 Sept 2015

Download Formulir e-PUPNS Terbaru Tahun 2015 !!!

Download Formulir e-PUPNS Terbaru Tahun 2015 !!!




e-PUPNS (Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil) Tahun 2015 diadakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam mengembangkan sistem manajemen kepegawaian. Seluruh PNS yang tersebar di kota maupun daerah wajib mengisi pendataan tersebut.


Berikut Formulir e-PUPNS Terbaru tahun 2015 bisa anda Download di sini

13 Sept 2015

5 Langkah Yang Harus Dipersiapkan Dalam Pembelajaran

5 Langkah Yang Harus Dipersiapkan Dalam Pembelajaran



Program pembelajaran adalah rancangan atau perencanaan satu unit atau kesatuan kegiatan yang berkesinambungan dalam proses pembelajaran, yang memiliki tujuan, dan melibatkan sekelompok orang (guru dan siswa) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan yang dimaksud adalah pencapaian hasil belajar yang berasal dari standar kompetensi. Langkah-langkah yang harusdipersiapkan dalam pembelajaran adalah  sebagai berikut:

Baca juga: Pengertian dan Macam-macam Metode Pembelajaran

a. Analisis Hari Efektif dan Analisis Program Pembelajaran.
Untuk mengawali kegiatan penyusunan program pembelajaran, seorang guru perlu membuat analisis hari efektif selama satu semester. Dari hasil analisis hari efektif akan diketahui jumlah hari efektif dan hari libur tiap pekan atau tiap bulan sehingga memudahkan penyusunan program pembelajaran selama satu semester. Dasar pembuatan analisis hari efektif adalah kalender pendidikan dan kalender umum. 

b. Membuat Program Tahunan, Program Semester dan Program Tagihan. 
  • Program Tahunan 
Penyusunan program pembelajaran selama tahun pelajaran dimaksudkan agar keutuhan dan kesinambungan program pembelajaran atau topik pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam dua semester tetap terjaga.
  • Program Semester 
Penyusunan program semester didasarkan pada hasil analisis hari efektif dan program pembelajaran tahunan.
  • Program Tagihan 
Sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran, tagihan merupakan tuntutan kegiatan yang harus dilakukan atau ditampilkan siswa. Jenis tagihan dapat berbentuk ujian lisan, tulis, dan penampilan yang berupa kuis, tes lisan, tugas individu, tugas kelompok, unjuk kerja, praktek, penampilan, dan portofolio.

c. Menyusun Silabus.
Silabus diartikan sebagai garis besar, ringkasan, ikhtisar, atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran. Silabus merupakan penjabaran dari standart kompetensi, kompetensi dasar yang ingin dicapai, dan pokok-pokok serta uraian materi yang perlu dipelajari siswa dalam rangka mencapai standart kompetensi dan kompetensi dasar.  

d. Menyusun Rencana Pembelajaran.
Seperti penyusunan silabus, rencana pembelajaran sebaiknya disusun oleh guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran. Rencana pembelajaran bersifat khusus dan kondisional, dimana setiap sekolah tidak sama kondisi siswa dan sarana prasarana sumber belajarnya. Karena itu, penyusunan rencana pembelajaran didasarkan pada silabus dan kondisi pembelajaran agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung sesuai harapan.

e. Penilaian Pembelajaran.
Penilaian merupakan tindakan atau proses untuk menentukan nilai terhadap sesuatu. Penilaian merupakan proses yang harus dilakukan oleh guru dalam rangkaian kegiatan pembelajaran. Prinsip penilaian antara lain valid, mendidik, berorientasi pada kompetensi, adil dan objektif, terbuka, berkesinambungan, menyeluruh, dan bermakna.
Itu tadi 5 Langkah Yang Harus Dipersiapkan Dalam Pembelajaran. Semoga bermanfaat !!

4 Aspek Pembelajaran yang harus diperhatikan Oleh Guru

4 Aspek Pembelajaran yang harus diperhatikan Oleh Guru


Pembelajaran menurut Wikipedia adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Ada beberapa Aspek Pembelajaran yang harus diperhatikan OlehGuru agar pembelajarannya sesuai yang di harapkan, diantaranya ialah:

Baca juga: Waktu Paling Efektif Untuk Belajar
 
a. Aspek pendekatan dalam pembelajaran.
Pendekatan pembelajaran terbentuk oleh konsepsi, wawasan teoritik dan asumsi-asumsi teoritik yang dikuasai guru tentang hakikat pembelajaran. Mengingat pendekatan pembelajaran bertumpu pada aspek-aspek dari masing-masing komponen pembelajaran, maka dalam setiap pembelajaran akan tercakup penggunaan sejumlah pendekatan secara serempak. Oleh karena itu, pendekatan-pendekatan dalam setiap satuan pembelajaran akan bersifat multi pendekatan.

b. Aspek strategi dan taktik dalam pembelajaran.
Pembelajaran sebagai proses, aktualisasinya mengimplisitkan adanya strategi. Strategi berkaitan dengan perwujudan proses pembelajaran itu sendiri. Strategi pembelajaran berwujud sejumlah tindakan pembelajaran yang dilakukan guru yang dinilai strategis untuk mengaktualisasikan proses pembelajaran. Terkait dengan pelaksanaan strategi adalah taktik pembelajaran. Taktik pembelajaran berhubungan dengan tindakan teknis untuk menjalankan strategi. Untuk melaksanakan strategi diperlukan kiat-kiat teknis, agar nilai strategis setiap aktivitas yang dilakukan guru-murid di kelas dapat terwujudkan. Kiat-kiat teknis tertentu terbentuk dalam tindakan prosedural. Kiat teknis prosedural dari setiap aktivitas guru-murid di kelas tersebut dinamakan taktik pembelajaran. Dengan perkataan lain, taktik pembelajaran adalah kiat-kiat teknis yang bersifat prosedural dari suatu tindakan guru dan siswa dalam pembelajaran aktual di kelas.

c. Aspek metode dan teknik dalam pembelajaran.
Aktualisasi pembelajaran berbentuk serangkaian interaksi dinamis antara guru-murid atau murid dengan lingkungan belajarnya. Interaksi guru-murid atau murid dengan lingkungan belajarnya tersebut dapat mengambil berbagai cara. Cara-cara interaksi guru-murid dengan  lingkungan belajarnya tersebut lazimnya dinamakan metode. Metode merupakan bagian dari sejumlah tindakan strategis yang menyangkut tentang cara bagaimana interaksi pembelajaran dilakukan. Metode dilihat dari fungsinya merupakan seperangkat cara untuk melakukan aktivitas pembelajaran. Ada beberapa cara dalam melakukan aktivitas pembelajaran, misalnya dengan berceramah, berdiskusi, bekerja kelompok, bersimulasi, dan lain-lain. Setiap
metode memiliki aspek teknis dalam penggunaannya. Aspek teknis yang dimaksud adalah gaya dan variasi dari setiap pelaksanaan metode pembelajaran.

d. Prosedur pembelajaran.

Pembelajaran dari sisi proses keberlangsungannya, terjadi dalam bentuk serangkaian kegiatan yang berjalan secara bertahap. Kegiatan pembelajaran berlangsung dari satu tahap ke tahap selanjutnya, sehingga terbentuk alur konsisten. Tahapan pembelajaran yang konsisten yang terbentuk alur peristiwa pembelajaran tersebut merupakan prosedur pembelajaran.

Demikian 4 Aspek Pembelajaran yang harus diperhatikan Oleh Guru.

6 Sept 2015

Pengertian Pembelajaran Di Luar Kelas

Pengertian Pembelajaran Di Luar Kelas


 Pembelajaran di luar kelas atau biasa dikenal outdoor learning adalah suatu kegiatan pembelajaran di luar kelas yang berorientasi pada alam sekitar yang mempunyai sifat menyenangkan dan dapat mewujudkan nilai spiritual siswa mengenai keindahan ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa dengan cara mengamati, menyelidiki, menemukan sendiri segala sesuatu ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Proses pembelajaran seperti ini akan dapat mengembangkan dan membangun suasana belajar yang menyenangkan dan menantang serta memotivasi dimana siswa tidak hanya berinteraksi dengan satu sumber belajar saja tetapi bisa belajar dari pengalaman dan interaksinya dengan lingkungan ke tempat yang dikunjungi. Mengadakan kegiatan study banding mengunjungi  obyek lain diluar sekolah merupakan hal yang sangat tepat mewujudkan hal itu sehingga harapan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas akan bisa tercapai dengan maksimal.

Kegiatan pembelajaran diluar kelas  ini bertujuan untuk mengembangkan multi kecakapan siswa sekaligus memperluas wawasan siswa tentang obyek  pembelajaran khususnya yang ada di daerah Bali, melakukan pengamatan terhadap situasi objek pembelajaran yang dikunjungi untuk selanjutnya melakukan perbaikan yang dianggap perlu, memberikan suasana baru bagi guru dan siswa  sehingga mampu membangkitkan motivasi untuk meningkatkan kinerja mereka, menggali informasi tentang Seni dan Budaya daerah.

Selain untuk mengatasi kebosanan dan kejenuhan dalam belajar, maka proses belajar mengajar di luar kelas bisa meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Kita semua tahu bahwa kunci utama dalam keberhasilan pembelajaran terletak pada motivasi baik guru dan siswa. Motivasi bisa turun bila tak ada variasi dalam pembelajaran. Variasi juga rendah bila tempat pembelajaran juga monoton hanya dalam kelas saja. Maka tak ada salahnya untuk kembali membangkitkan agar siswa kembali bersemangat dan termotivasi dalam pembelajaran maka guru mencoba variasi pembelajaran dilakukan di luar kelas.

Demikian pembahasan tentang Pengertian Pembelajaran Di Luar Kelas, semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung di Pendidikan Dasar Guru.

Pengertian dan Macam-macam Metode Pembelajaran

Pengertian dan Macam-macam Metode Pembelajaran


Salah satu kunci suksesnya seorang guru adalah melalui pemilihan metode pembelajaran secara tepat. Kali ini akan kita bahas mengenai Pengertian dan Macam-macam Metode Pembelajaran. Metode pembelajaran adalah cara atau jalan yang ditempuh oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai. Dapat pula disimpulkan bahwa metode pembelajaran adalah strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai media untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Hal ini mendorong seorang guru untuk mencari  metode yang tepat dalam penyampaian materinya agar dapat diserap dengan baik oleh siswa.


Macam-macam metode pembelajaran yang bisa ditemukan sekarang sebenarnya sangat banayak. Meskipun demikian, ada beberapa diantaranya yang memiliki kepopuleran yang lebih dalam hal penggunaan. Berikut macam-macam metode pembejaran yang bisa diterapkan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM):
1.    Metode Ceramah
2.    Metode Tanya Jawab
3.    Metode Diskusi
4.    Metode Demonstrasi
5.    Metode Eksperimen
6.    Metode Latihan atau Drill
7.    Metode Pemberian Tugas
8.    Metode Learning Outdoor
9.    Metode Sistem Regu
10.  Metode Sosiodrama
11.  Metode Simulasi

Lain waktu akan kita bahas satu per satu pengertian tentang metode-metode di atas. Demikian penjelasan singkat perihal Pengertian dan Macam-macam Metode Pembelajaran. Semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung di Pendidikan Dasar Guru.

Tag: metode pengajaran tahun 2016